Smartphone
yang saat ini berfungsi mempermudah aktivitas manusia membuat perangkat ini
semakin banyak diminati. Terlebih semakin canggihnya fitur yang ditawarkan dari
tahun ke tahun, sehingga dunia serasa berada di dalam genggaman kita sendiri.
Masih
banyak pengguna smartphone yang belum mengetahui bagian dari kecanggihan yang
tersembunyi. Bagian yang sering terlupakan oleh para pengguna smartphone antara
lain yaitu sensor. Sensor yang terpasang pada smartphone terdiri dari berbagai
jenis dan memiliki fungsi yang berbeda. Inilah beberapa jenis sensor yang ada
pada Smartphone anda.
1. Sensor
Akselerometer
Sensor
akselerometer. Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi orientasi perangkat pada
saat anda mengubah modus layar dari tegak (potrait) ke mendatar (lanscape).
Biasanya sensor ini bekerja ketika anda memainkan game yang bertipe horizontal
seperti Balapan Mobil, dan masih banyak game lain nya.
Dengan menggunakan kemudi dengan cara
memiringkat perangkat, otomatis sensor ini akan aktif. Sensor ini juga bisa
dinonaktifkan ketika anda tidak membutuhkannya.
2.
Sensor Cahaya
Sensor
cahaya, Sensor ini bekerja dengan cara menyesuaikan kecerahan layar smartphone
anda berdasarkan cahaya di sekitarnya. Untuk mengaktifkan sensor ini anda bisa
mengaturnya ke pengaturan kecerahan layar dengan mencentang mode auto.
Cara
kerja sensor ini jika cahaya di sekitarnya melimpah, maka kecerahan layar akan
bertambah, dan sebaliknya, jika cahaya di sekitarnya minim, maka kecerahan
layar juga akan berkurang. Dengan mengaktifkan kecerahan layar pada mode
otomatis ini bisa memperpanjang daya tahan baterai.
3. Sensor
Proximity
Sensor proximity, sensor ini berfungsi untuk
mematikan layar saat menerima telephon dan menelepon. Sensor ini umumnya
terletak pada bagian atas smartphone atau di samping kamera depan yang terdiri
dari LED inframerah dan detektor cahaya inframerah. Sensor proximity bekerja
dengan memancarkan secercah cahaya inframerah yang dipantulkan dari objek
terdekat dan kemudian dijemput oleh detektor inframerah.
Sehingga
pada saat smartphone didekatkan ke telinga maka layar akan mati dengan
otomatis. Dengan adanya sensor proximity ini penggunaan baterai akan lebih
hemat pada saat menelepon.
4. Sensor
Giroskop
Hampir sama dengan sensor akselerometer,
sensor ini juga mendeteksi orientasi dari sebuah perangkat. Perbedaannya adalah
akselerometer dipengaruhi oleh gravitasi, sedangkan giroskop tidak. Perbedaan
lainnya terletak pada fungsinya sendiri, giroskop lebih presisi dengan
menetapkan prinsip memonetum sudut. Selain itu, giroskop juga mampu menampilkan
dimensi tambahan untuk informasi yang diberikan oleh akselerometer dengan melacak rotasi
perangkat.
5.
Magnetometer
Sensor
yang juga umum ditemukan pada smartphone, yaitu magnetometer. Dari namanya,
bisa ditebak bahwa sensor ini mampu mendeteksi medan magnet.
Magnetometer
merupakan salah satu sensor yang digunakan aplikasi kompas pada smartphone
untuk mengarah pada kutub utara bumi. Aplikasi yang dibuat untuk mendeteksi logam
juga bisa menggunakan sensor ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar